Sunday, June 21, 2009

CERITA DARI SEBERANG


Gadis Cantik Hamil Dua Bulan Tewas di Pinggir Hutan
Ilustrasi
/

Minggu, 21 Juni 2009 | 19:59 WIB

BANYUMAS, KOMPAS.com - Seorang perawat cantik, yang bekerja di Rumah Sakit Wijaya Kusuma Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, bernama Desti Restiatin (24) ditemukan tewas mengenaskan di pinggir hutan di Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara.

Jenazah korban dibawa ke rumah duka di Desa Jompo Kulon, Kecamatan Sokaraja, Banyumas, Minggu (21/6) sore, disambut isak tangis ibunda korban, Marsuti (64). Setelah disalatkan, jenazah Desti dimakamkan di Pemakaman Umum Desa Jompo Kulon.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Desti yang hidup berdua bersama ibunya, pergi meninggalkan rumah sejak Jumat malam (19/6) dengan alasan hendak menemui orang tua kekasihnya di Salatiga.

"Desti berangkat sendiri sekitar pukul 20:00 WIB karena kekasihnya tidak bisa menjemput. Mereka sudah janjian di suatu tempat sebelum berangkat ke Salatiga," kata paman korban, Pujiono (60).

Meski demikian, dia mengaku tidak mengenal kekasih keponakannya. Dia hanya tahu bahwa kekasih keponakannya bernama Budi, warga Salatiga dan bekerja di Batalyon 406 Bojong, Purbalingga.

Menurut dia, korban telah lama menjalin hubungan dengan Budi, tetapi dalam dua bulan terakhir muncul permasalahan yang dipicu oleh kehamilan Desti.

Ia mengatakan, korban diketahui telah hamil dua bulan sehingga menuntut pertanggungjawaban sang kekasih. "Mereka ke Salatiga dalam rangka memohon restu kepada orang tua Budi karena akan menikah," katanya.

Namun ternyata Desti tidak pernah sampai ke Salatiga. Bahkan dia ditemukan dalam keadaan tewas di pinggir hutan di Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara, Sabtu petang, dengan leher patah dan luka lebam di pelipis dan kedua matanya.
Pujiono yakin jika keponakannya meninggal akibat dibunuh karena saat ditemukan, di atas jasad korban terdapat batu besar.

No comments:

Post a Comment

Related Posts with Thumbnails